Elastic, thickness and warmth
Compared with the other two classifications, more elastic knitted clothes, refers to using the past as stockings and knit sweaters that require changes in shape. Therefore, mens sweaters and underwear made of knitted clothes can be more fitting than the fabric made from woven. Elastic knitted fabrics can be from 0 to 500%, depending on the material and the model sweater. Knitting patterns knitted clothes generally produce a more flexible, because it has large holes which can change shape; contrast, cable knitting generally produces fabrics that are less flexible, because the stitches crossing each other which reduces the change of shape, eg on women sweaters. Knit fabric that has not changed much still called knitting. For comparison, woven fabrics are usually changed only along the piece tilt – ie 45 ° to the warp and weft – and only small amounts, however, woven fabric made of more resilient materials such as Lycra can be more change than a more stable knit shirt.
The elasticity of knitted sweaters to give a better shape, but this is somewhat contrary to generally with its thickness as compared with woven fabric. Thus, the folding of the cloth (ie the maximum capacity of the folds of fabric) on the woven fabric is generally better than the model sweater. On this basis, sweater knit less wrinkled than the woven fabric, which is more easily folded.
Knitted fabrics are generally warmer and more comfortable than woven fabrics, which knit sweaters worn closer to the body. Further, mens sweaters are usually made of wool, which remains warm even if wet, wool is preferred because it is more elastic than most fibers and yielding a better women sweaters. In general, elasticity and power mens warm sweaters women sweater is a quality that contradicts the knitted fabrics, because the most elastic knitted fabrics such as lace, have large holes and become more isolated.
The structure of knitted fabrics
Knitted fabrics are divided into two basic types: warp-knitted fabrics such as tricot and weft knitted fabrics such as knitted sweaters. Weft knitted stitches will have shortcomings apart when cut. Warp knit fabrics are often used for underwear, sweaters women.
* Knitted shrink, such as mens sweaters
* Knitting has fine hairs
* Ribs / wales versus courses
* Section courses are generally more elastic than the section Wale
Stitch knitted fabrics
Throughout the history of knitted fabrics, knitted fabrics hundreds of different already made.
Composition of the wake is the foundation of all crochet stitches follows: knit, purl, cast on, cast off, increase and decrease stitches. Use instead of a combination of these methods can produce a large amount of knitted fabrics with different patterns.
To save space in knitting patterns, the names are usually abbreviated knitted stitches.
Dibandingkan dengan dua klasifikasi yang lain, baju rajutan lebih elastis, menunjuk kepada penggunaan waktu lalu sebagai stocking dan rajutan sweater lain yang memerlukan perubahan bentuk. Oleh karena itu, mens sweater dan pakaian dalam terbuat dari baju rajut dapat lebih pas daripada yang terbuat dari kain woven. Kain rajut bisa elastis dari 0 sampai 500%, tergantung dari materi dan model sweater. Pola rajut umumnya menghasilkan baju rajutan yang lebih fleksibel, karena memiliki lubang-lubang besar yang dapat berubah bentuk; sebaliknya, rajutan cable umum menghasilkan kain yang kurang fleksibel, dikarenakan jahitan-jahitan saling menyilang yang mengurangi perubahan bentuk, missal pada women sweater. Kain rajut yang tidak banyak berubah disebut rajut yang tetap. Sebagai perbandingan, kain woven biasanya berubah hanya sepanjang potongan miringnya — yaitu 45° ke arah warp dan weft — dan hanya jumlah sedikit; tetapi, kain woven yang terbuat dari bahan lebih elastis seperti Lycra bisa lebih berubah dari baju rajut yang lebih stabil.
Elastisitas dari rajutan sweater memberikan bentuk yang lebih baik, tetapi hal ini agak bertentangan umumnya dengan ketebalannya dibandingkan dengan kain woven. Jadi, daya lipat dari kain (yaitu kemampuan maximum dari lipatan kain) pada kain woven umumnya lebih baik dari model sweater. Atas dasar ini, sweater rajut lebih tidak berkerut dari pada kain woven, yang lebih mudah terlipat.
Kain rajut umumnya lebih hangat dan lebih nyaman daripada kain woven, yang mana sweater rajut dipakai lebih dekat ke badan. Lebih lanjut, mens sweater biasanya terbuat dari kain wool, yang tetap hangat walaupun basah; kain wool lebih dipilih karena lebih elastis dari kebanyakan serat dan menhasilkan women sweaters yang lebih bagus. Secara umum, elastisitas mens sweaters dan daya hangat women sweater adalah kwalitas yang bertentangan dalam kain rajut, dikarenakan kain rajut yang paling elastis, seperti renda, mempunyai lubang-lubang yang besar dan jadi lebih terisolasi.
Struktur kain rajut
Kain rajut dibagi dalam dua macam dasar: kain rajut warp seperti tricot dan kain rajut weft seperti sweater rajutan. Rajutan weft mempunyai kekurangan jahitan akan terlepas bilamana di potong. Kain rajut warp sering dipakai untuk pakaian dalam, women sweaters.
* rajutan menciut, seperti mens sweaters
* rajutan mempunyai bulu-bulu halus
* ribs/wales versus courses
* umumnya lebih elastis dibagian course daripada dibagian wale
Jahitan kain rajut
Sepanjang sejarah kain rajut, ratusan kain rajut yang berbeda-beda sudah dibuat.
Susunan bangun dasar dari semua rajutan adalah jahitan-jahitan berikut: rajut, purl, cast on, cast off, menambah dan mengurangi jahitan. Penggunaan daripada kombinasi metode-metode ini dapat menghasilkan sejumlah besar kain-kain rajut dengan pola-pola yang berbeda.
Untuk menghemat ruang dalam pola-pola rajutan, nama-nama jahitan biasanya disingkat rajutan.